Laporan kegiatan anggota FLLAJ Kabupaten Simalungun (Sabtu, 23 Juli 2022)

Laporan Kegiatan FLLAJ Kabupaten Simalungun

Konsultasi Publik Oleh Forum Lalu lintas angkutan jalan Kabupaten Simalungun dalam Program PHJD Tahun 2022 di Pematang Sidamanik Tambun Raya


Tempat:
Kantor Pangulu Pematang Tambun Raya

Waktu:
Sabtu, 23 Juli 2022

Peserta:
FLLAJ (Jan Derita Wilson Sinaga, Robert Ambarita,Ober Saragih, Mhd Rijal Nasution, Muhammad Zakaria, Masyarakat Nagori Tambun Raya, Perwakilan Gender Tambun Raya 20 orang, Pangulu Nagori Tambun Raya mewakili Camat, 20 Orang laki laki serta 2 orang disabilitas

Rapat dimulai Pukul: 11.00 WIB


Deskripsi Kegiatan Konsultasi Publik


Deskripsi kegiatan konsultasi public oleh Forum lalu lintas angkutan jalan Kabupaten Simalungun dalam program PHJD Tahun 2022 di Pematang Sidamanik.

Kegiatan Lapangan

  1. Pertama adalah menyanyikan lagu indosesia raya yang dipimpin orang masyarakat setempat.
  2. Doa dibawakan oleh pengulu nagori (kepala desa) Pematang Tambun Raya
  3. Kata sambutan oleh ketua FLLAJ Kabupaten Simalungun Robert Ambarita
  4. Kata sambutan oleh pengulu Nagori Pamatang Tambun Raya
  5. Kata pengantar oleh anggota FLLAJ Jan Derita Wilson Sinaga

Ketua FLLAJ Kabupaten Simalungun : pangulu.

Pangulu Nagori Pematang Tambun Raya : memberikan kata sambutan tentang rasa senangnya, kampung Pematang Tambun Raya mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat dalam Proyek PHJD.

Jan Derita Wilson : menyampaikan perihal dan perhatian Pemerintah lewat kementerian PUPR kepada daerah yang memiliki potensi wisata, menyatakan bahwa Program PHJD adalah bantuan Pemerintah Australia, diperlukan perasn serta masyarakat sekitar dan masyarakat harus tahu tentang proyek pembangunan yang sedang berjalan juga menyampaikan peran FLLAJ, tidak hanya sebatas mengawal proyek PHJD tapi juga untuk menrima keluhan masyarakat mengenai kenyamanan berlalu lintas mengenai infrastruktur penerangan jalan umu, dan lain lain.


TANYA JAWAB


Masyarakat Tambun Raya (Robert Purba) : apabila ada pohon di tepi jalan yang condong kebadan jalan dan mengancam masyarakat orang yang lewat, kepada siapa kami melapor?

Tokoh masyarakat Tambun Raya (OK Damanik) :karena proyek PHJD di kampujg kami ini  ada bangunan rumah yang kena potong, adakah ganti rugi?.

Masyarakat Tambun Raya  (Karisma Damanik): mohon pengerjaa proyek ini dipercepat penyelesaianya, karean banyak lobang lobang yang menganga karena kontraktor tidak cepat menutupnya, juga mohon Pemerintah segera membuat pengamanan Jalan atau rambu lalu lintas di tikungan si tande tande, karena selama ini sering terjadi mobil jatuh ke jurang di tikungan itu

Tanggapan Forum FLLAJ : kami akan menyampaikan permasalahan  iji kepada Dinas PU atau Kepada Bupati Simalungun agar membuat pengamanan dio tikungan sitande tande di sampaikan kepada kementerian PUPR karena tikungan sitande tande ini adalah jalan nasional. 

  1. untuk kayu condong, FLLAJ akan menyurati dan menanyakan pihak PLN, karena biasanya pemotongan pohon pohon di tepi jalan yang di lalui jarimgan listrik PLN dilakukan oleh kontraktor PLN.
  2. untuk bangunan – bangunan yang terdampak oleh proyek PHJ tidak diganti rugi, karena berdasarkan perjanjian hibah, tidak ada ganti rugi tapi, untuk pemotongan bangunan FLLAJ akan melakukan persuasi dengan pihak Kontraktor.

Pangulu Pamatang Tambun Raya :jalan kami di tambun raya, sudah rusak berat padahal di jawa banyakobjek wisata sudah habis lima tahun, kami usulakan agar jalan ke lokasi wisata itu dibuat jalan yang bagus, tapi tidak pernah di tanggapi, Pemerintah jalan inipanjangnya 2,6 Km, mohon agar di bantu oleh FLLAJ

Tanggapan : kami dari FLLAJ dan PHJD akan menyampaikan kepada pengelola Program PHJD agar tahun 2023 pihak Pengelola PHJD di Kementerian PUPR memberikan anggaran, karena pihak pengulu sudah berkali kali mengajukan, namun selalu gagal, maka untuk itu, saran kami dari Forum ini, agar masyarakat secara langsung membuat permohonan kepada pengelola PHJD di Jakarta, mohon tanda tangan seluruh masyarakat dan kami nanti yang akan mengirimkan permohonan itu kepada pengelola PHJD di Jakarta.